Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
[email protected] Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
Donasi Sehari Jelang Batas Pembayaran, Lab ZISWAF FEBI Bantu Adriansyah Kembali Kuliah

Donasi Sehari Jelang Batas Pembayaran, Lab ZISWAF FEBI Bantu Adriansyah Kembali Kuliah

FEBI News - Laboratorium Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Alauddin Makassar menyalurkan bantuan pendidikan kepada Adriansyah, mahasiswa yang sempat terhenti kuliah selama dua semester akibat kendala biaya.

Bantuan tersebut dihimpun melalui donasi yang dibuka sehari sebelum batas akhir pembayaran. Donasi mendapat respons dari dosen Program Studi Ekonomi Islam serta mahasiswa kelas C dan D angkatan 2024.

Kepala Laboratorium ZISWAF FEBI, Dr. Trisno Wardy Putra, M.E.I., mengatakan Adriansyah merupakan mahasiswa yang memiliki kemampuan akademik baik. Namun, keterbatasan biaya membuatnya harus mengambil cuti selama dua semester.

Menurutnya, penggalangan dana dilakukan pada H-1 sebelum batas pembayaran. Respons cepat dari para dosen dan mahasiswa memungkinkan bantuan segera dihimpun dan disalurkan kepada Adriansyah.

“Alhamdulillah, pada H-1 pembayaran kami membuka donasi dan langsung mendapat tanggapan dari dosen-dosen Ekonomi Islam serta mahasiswa kelas C dan D angkatan 2024. Dana yang terkumpul kemudian dapat kami salurkan hari ini juga,” ujar Trisno.

Dekan FEBI UIN Alauddin Makassar, Prof. Amiruddin, berharap program bantuan pendidikan tersebut dapat terus berlanjut dan menjangkau mahasiswa lain yang membutuhkan.

Ia juga berpesan kepada Adriansyah agar memanfaatkan bantuan yang diterimanya dengan sebaik-baiknya untuk melanjutkan pendidikan.

Sementara itu, Adriansyah menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu. Ia mengaku siap kembali melanjutkan perkuliahan setelah menjalani cuti selama dua semester.

“Terima kasih kepada semua yang telah membantu saya. Insyaallah, saya siap kembali belajar dan melanjutkan kuliah,” kata Adriansyah.

Bantuan tersebut membantu Adriansyah kembali melanjutkan pendidikannya. Program ini juga memperlihatkan keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam membantu sesama di tengah kendala pembiayaan kuliah.