Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
[email protected] Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
Kurikulum Era Digital: FEBI UIN Alauddin Makassar Siapkan Mahasiswa Hadapi Tantangan Global

Kurikulum Era Digital: FEBI UIN Alauddin Makassar Siapkan Mahasiswa Hadapi Tantangan Global

FEBI News - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Alauddin Makassar mengadakan Workshop Peninjauan dan Penyusunan Dokumen Kurikulum MBKM-Outcome Based Education (OBE) pada tanggal 10 September 2024 di Hotel Four Point by Sheraton, Makassar. Workshop ini menghadirkan tiga pemateri utama untuk membahas berbagai aspek pengembangan kurikulum.

Dalam Sambutannya, Dekan FEBI, Dr. Amiruddin K menekankan pentingnya pengembangan kurikulum yang disesuaikan dengan masa kini. "Kurikulum merupakan ujung tombak dalam pengelolaan pendidikan dan penting untuk diolah dan diramu kembali dan disesuaikan dengan kondisi termutakhir" Ujarnya. 

Materi pertama dibawakan oleh Prof. Shafinar binti Ismail dari Universiti Teknologi MARA Melaka (UiTM) Malaysia yang memaparkan tentang Model Kurikulum dan Pembelajaran di Malaysia. Beliau menyoroti pentingnya memperkenalkan teknologi di semester awal dan menekankan perlunya ujian yang lebih berorientasi pada keterampilan praktis.

Selanjutnya pemateri kedua yaitu Rahmat Hidayat HM, M.B.A. merupakan perwakilan dari praktisi bisnis berbagi ide tentang Kompetensi Mahasiswa & Kebutuhan Industri. Ia menekankan pentingnya keterampilan bahasa Inggris dan penggunaan teknologi digital dalam pembelajaran. "Industry needs people with skills, not people with papers," ujarnya, mengingatkan bahwa industri membutuhkan orang dengan keterampilan, bukan sekadar ijazah.

Materi terakhir diisi oleh Dr. Hj St. Syamsudduha yang membahas materi tentang Kurikulum PT Implementasi MBKM Mengacu KKNI dan SNDIKTI Dengan Pendekatan OBE. Beliau menjelaskan hal-hal teknis berkaitan dengan kurikulum dengan pendekatan outcome based education (OBE) dan rencana implmentasinya di UIN Alauddin. Beliau juga menekankan pentingnya pembelajaran berbasis kasus dan kolaborasi antar mahasiswa. "Mengajar itu Bertanya," katanya, mendorong pendekatan yang lebih interaktif dalam pembelajaran.

Workshop ini juga membahas berbagai isu penting seperti penggunaan AI dalam pembelajaran, pentingnya soft skills, dan perlunya menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan industri global. Para peserta diajak untuk memikirkan kembali pendekatan pembelajaran yang lebih berpusat pada mahasiswa dan berorientasi pada hasil.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi para pendidik di FEBI UIN Alauddin Makassar dalam mengembangkan kurikulum yang lebih relevan dan efektif untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan dunia kerja di era digital.